Satu Kali Saja
entah Qu harus merasa senang
atau justru hrz merasa sedih
…
tadi malam
ia kembali menghubungiQu
ia masih peduli kepadaQu
ia tlah memaafkanQu
ia tak benar2 seutuhnya melupakanQu
…
tapi
di satu sisi
Qu sedih karna tak berani tuk membalaznya
Qu hanya bs memakai cara lain tuk sekadar mengobrol dgn nya
tanpa ia tau apa yg Qu lakukan…
…
Andai waktu dan keadaan
bisa membuat Qu
dapat menatap matanya lagi
dapat membelai indah rambutnya lg
dan dapat menyentuh tangannya kembali…
…
Qu ingin diberi kesempatan tuk melepas rinduQu
kepadanya
paling tidak
satu kali saja…